Berdiri sejak 22 Desember 2017 sebagai organisasi nirlaba, Yayasan Kemitraan Indonesia Sehat (YKIS) berupaya untuk mendorong kegiatan & memberdayakan organisasi kemasyarakatan dalam upaya promotif & preventif terkait kesehatan masyarakat.

YKIS yang diprakarsai oleh Nafsiah Mboi, Samsuridjal Djauzi, Zubairi Djoerban, Adi Sasongko, Irwanto serta tokoh kesehatan masyarakat lainnya  senantiasa  berkontribusi  dalam kegiatan penelitian & publikasi ilmiah dan melakukan upaya advokasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia.

YKIS sebagai organisasi berskala nasional turut memberikan asistensi teknis kepada Kementerian/Lembaga lintas sektor dalam rangka ‘filling the gap’ untuk mendukung program pembangunan kesehatan yang komprehensif di Indonesia.

Visi YKIS

Visi Yayasan adalah menjadi lembaga penggerak upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat yang terpercaya dan terkemuka di Indonesia.

Misi YKIS

  1. Mendorong kegiatan upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat oleh organisasi kemasyarakatan Indonesia;
  2. Mengupayakan dukungan dana kepada organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam kegiatan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia;
  3. Menggalang sumber daya dan dana untuk kebutuhan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia;
  4. Mendukung pemberdayaan dan peningkatan kapasitas organisasi kemasyarakatan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat Indonesia;
  5. Mendukung kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah dalam bidang kesehatan masyarakat Indonesia;
  6. Melakukan upaya-upaya advokasi untuk mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Wujudkan Indonesia Sehat Bersama Kami

Berkarya untuk Ibu Sehat, Anak Kuat dan Remaja Hebat Khususnya dalam Bidang HIV AIDS, IMS, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Jiwa termasuk Pendampingan dan Dukungan Psikososial serta Pemenuhan Gizi untuk Pencegahan Stunting.

Langkah Strategis YKIS

  1. Asistensi Teknis dan Advokasi Penguatan Koordinasi Multi Sektoral dalam Respon Penangggulangan HIV AIDS & IMS di Indonesia.
  2. Transformasi Digital dalam Kegiatan Kampanye Kesehatan Masyarakat dengan Pelibatan Tokoh Publik dan Ragam Influencer.
  3. Pemberdayaan Relawan Muda sebagai Promotor Kesehatan untuk Menyuarakan Hak Kesehatan Masyarakat.
  4. Dukungan Rangkaian Kegiatan Promosi dan Pencegahan HIV AIDS dan IMS pada Momentum Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2020.
  5. Survei Cepat HIV Pada Perempuan, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui di Era Pandemi Covid-19.
  6. Penguatan Program Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS & IMS bagi Remaja, Ibu dan Anak Terintegrasi dengan Respon Covid-19.
  7. Asistensi Teknis Program Pengarusutamaan Kesehatan Jiwa Bagi Anak dan Remaja.
  8. Dukungan Kepada 7 Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di 12 Kota/ Kabupaten Untuk Mendukung Indikator Capaian Pencegahan Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak (3E).
  9. Fasilitasi Penyusunan Laporan “National Commitment & Policy Instruments” Tahun 2019 Terkait Program HIV AIDS & IMS Lintas Sektor.
  10. Peningkatan Kapasitas OMS dalam Pemanfaatan APBD untuk Mendukung Program Kesehatan Masyarakat di Tingkat Provinsi/ Kota dan Kabupaten.